by

Pemahaman tentang logam sifat sifat pembentukan dan contohnya

-EDUKASI-242 views

Dalam pengetahuan kimia, ada banyak tipe ikatan kimia berdasar karakter molekulnya yakni ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan molekul dan ikatan logam.

Ikatan logam ialah ikatan kimia yang terjadi di antara beberapa unsur logam. Ikatan logam bisa terjadi pada elemen logam murni, logam kombinasi, atau beberapa unsur perubahan (metaloid).

Pembangunan ikatan logam

Pemahaman tentang logam sifat sifat pembentukan dan contohnya
Pemahaman tentang logam sifat sifat pembentukan dan contohnya

Ikatan logam terbagi dalam atom-atom elemen logam yang sama-sama berikatan dan tersusun sangat dekat.

Disalin dari Britannica Encyclopedia, elektron valensi (elektron kulit paling luar) dari tiap-tiap atom logam sama-sama bertumpang-tindih dan menyebabkan elektron valensi bisa bergerak dengan bebas (terdelokalisasi).

Elektron valensi yang terdelokalisasi itu terus bergerak ke situ kemari membuat satu kondisi yang diberi nama dengan laut elektron.

Hingga bisa disebutkan jika atom-atom dalam ikatan logam sama-sama share dan memakai elektron valensi secara bertepatan.

Elektron yang bergerak bebas (terdelokalisasi) hasilkan style tarik-menarik yang kuat dalam ikatan logam.

Dikutip dari BBC, makin besar jumlah elektron valensinya maka semakin bertambah muatan positif pada ion logam dan elektron terdelokalisasi, hingga ikatan antara logamnya akan makin kuat.

Ciri-ciri ikatan logam

Ciri-ciri ikatan logam, yaitu:

  • Terbentuk dari unsur-unsur logam
  • Atomnya saling berbagi elektron valensi
  • Elektron valensinya bergerak bebas membentuk laut elektron
  • Ikatan antar atom sangat kuat

Sifat-sifat ikatan logam

Adapun sifat-sfiat ikatan logam adalah:

  • Memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi

Ikatan logam memiliki ikatan yang kuat dari elektron-elektron valensinya yang terdelokalisasi. Sehingga dibutuhkan energi yang besar untuk dapat mengurai ikatan kuat logam. Hal tersebut membuat logam memiliki titik didih serta titik leleh yang tinggi.

  • Kelenturan

Ikatan logam yang terbentuk dari laut elektron membuatnya memiliki sifat lentur. Sehingga logam dapat ditempa, dipipihkan, dan dibentuk tanpa hancur seperti saat kaca ditempa oleh palu.

Dilansir dari Chemistry LibreTexts, lautan elektron mengelili proton seperti bantalan. Sehingga saat logam ditempa dengan palu, proton akan diatur ulang dan laut elektron kembali mengelilinya.

Struktur atom ikatan logam tidak retak atau rusak saat ditempat, melainkan hanya berubah bentuk.

  • Konduktivitas listrik dan termal

Ikatan logam memberikan sifat konduktivitas atau membuat logam dapat menghantarkan baik listrik dan panas.

Hal ini dikarenakan adanya lautan elektron valensi dalam logam. Elektron yang terdelokalisasi tersebut dapat bergerak bebas membawa panas atau listrik dari satu sisi ke sisi lainnya.

  • Daktilitas

Logam memiliki sifat daktilitas, yaitu ia dapat menahan tegangan tanpa mengalami kerusakan misalnya logam dapat ditarik maupun diregangkan tanpa putus.

Dilansir dari Thought Co, hal tersebut dikarenakan atom tunggal atau seluruh lembarannya dapat meluncur melewati satu sama lain dan membentuk ikatan kembali seperti sediakala.

  • Berkilau

Hampir seluruh jenis logam terlihat berkilau atau mengkilat. Hal tersebut dikarenakan lautan elektron valensi yang memantulkan foton (partikel cahaya) yang mengenai permukaan logam.

Contoh ikatan logam

Ikatan logam terjadi pada semua unsur logam misalnya:

  • logam natrium (Na)
  • magnesium (Mg)
  • alumunium (Al)
  • seng (Zn)
  • kadmium (Cd)
  • gallium (Ga)
  • besi (Fe)
  • emas (Au)
  • kalium (K)
  • mangan (Mn)
  • kromium (Cr)
  • barium (Ba)
  • perak (Ag)
  • nikel (Ni)

Comment

Leave a Reply